BUTTERFLY
April 26th, 2008 by hanomantrendy
Kupu-kupu itu terlihat sangat
elok rupawan dengan sayap yang warna-warni. Sungguh indah Tuhan
menciptakan hewan kecil ini dengan kombinasi warna yang sangat serasi.
Kupu-kupu
itu hinggap di setangkai kuntum bunga cukup lama untuk menghisap
madunya, kemudian hinggap di kuntum bunga yang lain, begitu seterusnya.
Terkadang datang kupu-kupu lain yang tak kalah cantiknya, seolah mereka
bertutur sapa, kemudian berlomba menghisap sari bunga. Mereka terlihat
riang menjalani hidupnya masing-masing.
Melihat kupu-kupu tadi,
saya jadi teringat asal mula kupu-kupu yang indah tersebut. Bukankah
dia yang kini terlihat elok rupawan dan memukau banyak mata, dulunya
adalah seekor ulat yang untuk sebagian orang merasa jijik jika
melihatnya. Bahkan ada sebagian wanita yang akan berteriak ketakutan
bila melihat makhluk berbulu ini didekatnya. Kesannya mungkin takut,
jijik, atau bahkan alergi. Tapi toh, setelah berubah rupa menjadi
kupu-kupu yang cantik, siapa sih yang nggak suka melihatnya?? ?
Ternyata
setelah melihat sejarah hidupnya, kupu-kupu yang cantik itu telah
melewati berbagai tahap kehidupan yang mengantarkannya pada sosok yang
sekarang ini. Dulunya ia hanya seekor ulat yang buruk rupa, hidupnya
merayap di dahan dan dedaunan, dan kalau tidak beruntung hidupnya
berakhir dimakan burung atau serangga pemangsanya.
Setelah
matang menjalani kehidupan sebagai ulat, ia pun mencari tempat yang
aman dan berubah menjadi kepompong. Badannya terbujur kaku menggantung
di dahan atau dedaunan. Ia tak peduli walau siang hari panas terik
menyengatnya dan malam hari dingin menusuknya. Bahkan tak jarang hujan
dan badai menerpanya. Ia tetap kokoh ditempatnya bersemedi untuk
berubah menjadi diri yang baru, diri yang penuh pesona keindahan.
Beberapa
waktu kemudian, akhirnya keluarlah ia dari kepompongnya menjadi diri
yang sama sekali baru, indah memukau dengan sayap barunya dan tubuh
yang cantik, jauh beda dari wujudnya semula. Dan kini ia telah memiliki
keahlian baru, yakni bisa terbang! Lalu ia pun terbang berkelana
mencari kuntum-kuntum bunga yang indah untuk menghisap sari bunga dan
menebarkan telur-telur penerus kehidupannya.
Begitulah
metamorfosis seekor kupu-kupu; dari telur ia menetas jadi ulat, dari
ulat ia menempa diri dalam kepompong, dan dari kepompong lalu lahirlah
kupu-kupu yang indah menawan. Tahap kehidupannya ia jalani dari
generasi ke generasi tanpa ada satu tahap pun yang dapat ia lompati.
Tak ada seekor kupu-kupu mana pun yang langsung menetas dari telur,
melainkan keluar dari kepompongnya.
Demikianlah, kadang kita
ingin menjadi kupu-kupu yang indah, tapi kita tidak mau jadi ulat yang
buruk rupa, tidak sanggup menjalani kehidupan kepompong yang tak
berdaya. Maunya langsung jadi sesuatu yang indah, memukau, mengagumkan
dan jadi pusat perhatian banyak orang, langsung jadi kupu-kupu!
Perubahan Diri
Maka sahabat, kalau kita ingin
jadi kupu-kupu yang cantik, sanggupkah kita menjalani metamorfosis
kehidupan?? Metamorfosis itu sendiri bisa dimaknai sebagai perubahan
yang dahsyat atau perubahan besar dalam sifat.
Untuk menjadi
kupu-kupu yang cantik penuh pesona, sanggupkah kita menjalani
ketertatihan sebagai ulat yang buruk rupa, kadang dihina dan
dijelek-jelekkan? Di saat tak ada yang menghargai, mendukung atau
menolong kita, tapi kita harus tetap melangkah dan terus melangkah
karena kita yakin tujuan akhir perjalanan ini.
Kuatkah kita
menghadapi berbagai tempaan dan cobaan, derita dan kesendirian dalam
kepompong yang tak berdaya dan memintal benangnya sendiri? Bersabar
dalam tempaan hidup, cobaan dan godaan, menjalani proses dengan
sebaik-baiknya sebelum kita akhirnya lahir menjadi diri yang baru, diri
kita yang sesungguhnya, diri yang indah dan menebarkan keindahan di
mana pun kita berada.
Sahabat yang budiman, tiada sukses yang
didapat dengan mudah. Semua perlu proses; semua butuh keuletan,
kesabaran dan ketabahan dalam menjalani tahap-tahap sebelum sampai pada
puncak kehidupan.
Tidak
ada yang akan merubah diri dan keadaan kita melainkan diri kita
sendiri.Dalam kitab suciNya Tuhan berfirman. "Sesungguhnya Alloh tidak
merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadan yang ada pada
diri mereka sendiri."
Jangan lupa untuk berdoa, memohon petunjuk
dan pertolongan pada Tuhan Yang Maha Kuasa lagi Maha Mengabulkan
Permohonan hamba-Nya.
Mari kita jalani setiap tahap dan episode
hidup ini dengan penuh kearifan, kita tekadkan untuk terus berubah
menjadi lebih baik, sehingga akhirnya kita bisa bermetamorfosis menjadi
pribadi yang sukses bagaikan kupu-kupu penghias taman. Menjadi teladan
yang baik bagi umat manusia!
Selamat bermetamorfosis, menjadi manusia yang luar biasa!
